SIARAN PERS: HASIL SIDANG MAHKAMAH SPIRITUAL ADAT DAN DOA SAKRAL ADAT BANGSA PAPUA. - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :

.

.
Home » , , , , , , » SIARAN PERS: HASIL SIDANG MAHKAMAH SPIRITUAL ADAT DAN DOA SAKRAL ADAT BANGSA PAPUA.

SIARAN PERS: HASIL SIDANG MAHKAMAH SPIRITUAL ADAT DAN DOA SAKRAL ADAT BANGSA PAPUA.

Written By Suara Wiyaimana Papua on Senin, 17 Agustus 2026 | Senin, Agustus 17, 2026


SIARAN PERS: HASIL SIDANG MAHKAMAH SPIRITUAL ADAT DAN DOA SAKRAL ADAT BANGSA PAPUA. 

Peletakan Landasan Dasar Peradaban Bangsa Papua. 

Panitia Nasional Doa Rekonsiliasi Bangsa Papua secara resmi menyampaikan kepada seluruh rakyat Bangsa Papua dan publik mengenai hasil Sidang Mahkamah Spiritual Adat Bangsa Papua serta Doa Sakral Adat Bangsa Papua yang telah dilaksanakan di Mogou, Dogiyai, Wilayah Adat Meepago, West New Guinea, pada 23–30 Juli 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses Doa Rekonsiliasi Bangsa Papua dalam rangka peletakan landasan dasar peradaban Bangsa Papua.

Kegiatan diikuti oleh para pemimpin sakral adat sebagai penjaga tujuh pintu wilayah adat Bangsa Papua, pimpinan dan keluarga bunani, tokoh agama, perwakilan organisasi perjuangan, perwakilan kelembagaan Bangsa Papua, serta rakyat Bangsa Papua dari berbagai wilayah adat.

Dalam proses persidangan, Mahkamah Spiritual Adat Bangsa Papua menetapkan dan mengesahkan Piagam Peradaban Kehidupan Bangsa Papua sebagai landasan nilai, moral, dan spiritual bagi kehidupan Bangsa Papua. Piagam tersebut ditempatkan sebagai rujukan bersama dalam upaya membangun tatanan kehidupan dan peradaban yang bermartabat.

Selain itu, sidang juga menetapkan sejumlah keputusan penting yang diarahkan menjadi pedoman kelembagaan dan arah bagi langkah Bangsa Papua ke depan.

Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Doa Sakral Adat Bangsa Papua. Doa tersebut diikrarkan oleh para Pimpinan Adat Penjaga Pintu Darat, Pintu Laut, dan Pintu Udara dari tujuh wilayah adat Papua sebagai representasi kesatuan penjagaan tanah, laut, dan udara Papua menurut hukum dan tata adat leluhur Bangsa Papua.

Panitia Nasional menegaskan bahwa Doa Sakral Adat tersebut tidak dimaknai hanya sebagai seremoni adat, tetapi sebagai peneguhan spiritual dan moral terhadap landasan dasar peradaban Bangsa Papua yang telah dirumuskan melalui proses kelembagaan.

Dengan demikian, proses persidangan dan doa sakral ditempatkan sebagai satu rangkaian yang mana hasil sidang merumuskan dan menetapkan landasan, sedangkan doa sakral memberikan peneguhan moral dan spiritual terhadap hasil tersebut.

Menurut Panitia Nasional, hasil proses tersebut diharapkan menjadi fondasi moral bagi perjalanan Bangsa Papua yang damai, bermartabat, dan berkelanjutan, termasuk dalam upaya penyelesaian sengketa wilayah West Papua melalui mekanisme hukum internasional secara bermartabat.

Panitia Nasional mengajak seluruh rakyat Bangsa Papua untuk menyambut hasil Sidang Mahkamah Spiritual Adat dan Doa Sakral Adat dengan hati yang tenang, penuh syukur, serta semangat persatuan.

Seluruh rakyat juga diharapkan menjaga dan menghidupi nilai-nilai yang terkandung dalam Piagam Peradaban Kehidupan Bangsa Papua, baik dalam kehidupan keluarga, kampung, organisasi maupun wilayah adat masing-masing.

Panitia selanjutnya akan bersama-sama dengan unsur kelembagaan Bangsa Papua melakukan sosialisasi dan menyampaikan langkah-langkah lanjutan berkaitan dengan hasil proses tersebut.

Panitia Nasional berharap publik dapat memahami proses dan hasil kegiatan secara utuh berdasarkan dokumen resmi yang diterbitkan.

“Peletakan landasan dasar peradaban bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk menghidupi nilai-nilai yang telah diteguhkan.”

Panitia Nasional Doa Rekonsiliasi Bangsa Papua menyerukan agar seluruh proses selanjutnya dijalankan dengan semangat persatuan, kedamaian, penghormatan terhadap adat, martabat manusia, dan tanggung jawab antargenerasi.

Dari tanah adat, nilai diteguhkan. Dalam persatuan, peradaban dibangun. Dalam doa, perjalanan diserahkan kepada Tuhan. Dalam kehidupan, nilai dibuktikan.


PANITIA NASIONAL

DOA REKONSILIASI BANGSA PAPUA

Dogiyai, Meepago – West Papua

13 Agustus 2026





Share this article :

0 komentar:

.

.

Pray For West Papua

Pray For West Papua

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA