"PENENTUAN NASIB SENDIRI BUTUH KARISMA" - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , » "PENENTUAN NASIB SENDIRI BUTUH KARISMA"

"PENENTUAN NASIB SENDIRI BUTUH KARISMA"

Written By Suara Wiyaimana Papua on Rabu, 04 Maret 2015 | Rabu, Maret 04, 2015

Kami Sudah Bersatu Menentukan Nasib Bangsa Papua Barat

"PENENTUAN NASIB SENDIRI BUTUH KARISMA"
SWP-News, Mereka yang selalu menegahkan keadilan demi kemanusiaan adalah punya kharisma yang telah dianugrahkan oleh sang Pencipta dari semenjak kecil. Kharisma adalah pengolahan diri seseorang dimana, orang tersebut terus menerus mengembangkan kelebihan dirinya, yang bisa memancar keluar, membuat orang lain menjadi bisa merasakannya. Dan kharisma dapat menciptakan sesuatu kepada umatnya agar terciptanya kebebasan dan kemandirian bagi mereka yang hendak memisahkan diri dari penjajahan.

Setiap manusia mempunyai karunia dan talenta yang telah dianugrahkan oleh pencipta. Tetapi tidak semua orang mempunyai kharisma untuk membuat sesuatu kepada umatnya. Oleh karenanya, Mereka yang punya kharisma tentu akan berupaya dalam cara apa pun, demi mengungkapkan kebenaran kepada umatnya. Barangkali, mereka yang punya kharisma sering dipandang pengacau, provokator, diskriminator dan makar. Itu kemungkinan berpandangan dari penguasa dunia, hanya demi merebut kekuasaan sesaat.

Namun, mereka yang punya kharisma tentu akan melawan serta semangat perjuangan mereka tak akan berakhir hingga kapanpun. Perjuangan dalam penderitaan adalah suatu kegiatan yang berdinamis dari kelompok komunitas. Walaupun mereka diancam, dianiaya, dan diperbudak dengan berbagai tindakan secara sewenang-wenang. Tetapi, itu tidak membuat mereka terlena dan putus asa dalam semangat perjuangan mereka. Yang membuat komunitas lebih bersemangat dengan adanya fundamental historis yang dijanjikan oleh para patriot yang berjasa, serta penentuan nasib sendiri adalah solusi atas segala produk pemusnahan etnis.

Kharisma dilandasi dengan kekuatan dan kebenaran demi menciptakan ketenteraman, kedamaian dan kemerdekaan bagi umat yang diperbudak atau dijajah saat ini. Oleh karenanya, Mereka tak akan menyerah dari penindasan, penjajahan, dan berbagai tindakan brutal yang sementara terjadi di negeri Ufuk Timur. Kekerasan terus-menerus terjadi pada suatu wilayah atau pun negara karena pandangan diskriminasi rasial, bahkan sering dipandang primitif. Manusia adalah ciptaan yang mulia untuk saling mengasihi, mengayomi dan menjaga sebagai bagian dari kehidupan.

Dengan suara batin para pejuang bersama kelompok komunitas menyampaikan bahwa, penguasa dunia tidak ada tawar-menawar dalam bentuk apa pun, baik otonomi khusus, UP4B dan Otonomi Plus. Mungkin tawar- menawar terjadi karena penguasa dunia telah melakukan kesalahan atau pembunuhan terhadap bangsa lain. Mohon maaf “penguasa dunia” kita bukan berada di pasar tawar-menawar dengan berbagai program melalui mekanisme desentralisasi itu. Tak akan ada solusi yang bisa menyelesaikan persoalan ideologi perjuangan papua selain penentuan nasib sendri.

Oleh karenanya, mereka yang punya kharisma tentu akan melawan dan tidak akan menerima berupa barang-atau jasa yang ditawarkan dan diberikan oleh penguasa dunia. Segala kebijakan melalui program desentralisasi sudah berlalu, dan apapun bentuk program tak pernah akan menyentuh kepada rakyat papua. Untuk itulah mereka hanya menuntut pengakuan dari penjajahan dan pembantaian. Dengan demikian sekaligus dibuka ruang demokrasi seluas-luasnya bagi bangsa papua barat dengan menjamin hak persamaan rakya secara demokratis. (Awimee G / Aktivis)

Redaksi: SWP-News
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA