BICARA TENTANG PAHAM ISRAEL DI PAPUA - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » » BICARA TENTANG PAHAM ISRAEL DI PAPUA

BICARA TENTANG PAHAM ISRAEL DI PAPUA

Written By Suara Wiyaimana Papua on Sabtu, 17 Januari 2015 | Sabtu, Januari 17, 2015



Oleh: Natan Tebai
"BICARA TENTANG PAHAM ISRAEL DI PAPUA"

Kata mace, Israel itu sebuah negara yang memiliki ideology. Bukan itu saja, mereka juga punya paradigma tentang agama yang beraliran budaya, aliran sionis alias nasionalis dan agama yang mereka percaya sep3rti agama kita di Tanah Papua mungkin 10%. 

Mendengar itu seketika saya terkagum, benar-benar menatapinya dengan dekat. Saya beritahukan, Israel hari ini tidak sama seperti Israel dulu. Dahulu kita kenal mereka memiliki sejarah peradaban, pendekatan mereka dengan Allah sungguh erat. Israel hari ini kita kenal sedang Perang dengan Palestina. Ada juga orang Israel yang tidak percaya adanya kelahiran Yesus.

Apa yang hendak kita belajar hari ini, mestinya bukan Israel tapi kita belajar tentang jejak Allah yang sudah terjadi zaman dahulu. Jejak Allah masa lalu kita bisa belajar untuk memandang masa depan kita. Masa depan dunia tentu bukan ada di Sionis dan golongan lainya. 

Israel di Papua 

Banyak kisah di Israel yang mulai dipelajari, hendak dipelajari dari berbagai pakar ilmu, rohaniwan, theolog dan lain. Sampai lebih mengiurkan adalah masyarakat, orang papua pun mulai mengunyah mentah2 tentang Israel itu sebuah bangsa pilihan. Padahal dalam kehidupan orang Israel memiliki ratusan suku bangsa. Mereka juga belum mengerti tentang siapa itu bangsa pilihan ?.... 

Israel merupakan sebuah sebutan penyatuan dari ratusan suku bangsa yang ada disana. Adakalanya seperti Papua memiliki 250-an suku bangsa yang menyatukan orang-orang dari berbagai suku dengan sebut papua.

Sungguh unik juga ada istilah-istlah yang ada bahasa Israel mulai dibawa dalam kehidupan orang papua, orang mulai menyebutkan Allah dengan Yahwa, Elohim dll. Padahal dalam suku-suku di Papua juga memiliki penyebutan untuk penyembahan pada Allah seperti orang sebut Allah artinya Ugatame. Saya juga heran malah orang-orang Mee haramkan sebut Ugatame dan utamakan sebutan Elohim, Adonai, Yahwe, Yehuwa dll...

Sebenarnya pengistilahan ini memiliki paradigma yang berbeda-beda dan tertuju pada Allah. Saya pikir orang Papua yg memunculkan istilah-istilah ini adalah orang yg tdk memiliki rasa kesadaran diri tentang apa dan siapa mereka. 

Kejadian singkritisme agama ini makin radikal , mengakar pada orang-orang papua yang belum mengerti apa itu Israel, apa arti paradigma dari simbol-simbol, agama yg dianut dll...seperti ada situasi, orang papua sebagian ikut rame karena ajakan dr aliran-aliran ini yang sentuhan ke kebutuhan-kebuthan materi maupun rohani yg sifanya samar-sama. Dalam kelompok-samar  orangg papua yang mengaku paham ttg Israel kadang dan selalu jadikan Alkitab sebagai landasan pembicaraan. Dari kejadian ini saya pikir mereka gunakan Alkitab untuk melancarkan penyebaran Paham Sionis. 

Dari kegilaan sejumlah orang papua itu membuat realita dalam pelayanan gereja-gereja yang ada sejak dshulu mulai terganggu, mulai tak memiliki wajah, mulai bergolak. Paham ini masuk pada Gereja-gereja yang pro rakyat tertindas seperti Baptis Papua, Katolik, KINGMI Papua, GKI di Papua, Gidi dll. Saya pelajari waktu dahulu Israel ditindas oleh Bangsa Mesir pun sama banyak ajaran berwajah Israel tetapi muatanya memperkuat kekuatan mesir untuk terus jajah bangsa Israel. Paham ini dipakai oleh sembunyikan wajah sebenarnya. Ketika semua orang Israel sudah tergoda, terhipnotis makan penghacuran dalam khidupan orang Isrel mulai diperlihatkan.

Paham ini makin subur juga karena gereja-gereja yang ada mulai disibukan dengan berbagai skenario-skenario lain sehingga mulai lupa dengan umatnya dan gereja dgn dogma-dogma mulai dipandang tidak memilikin kaidahnya. Berbagai wacana ttg kejelekan gereja mulai dikupas seperti kisah Martin Luter pada dahulu. Gereja-gereja mulai saling curiga, saling salahkan,dan saling perbesar ego..

Apahkah yang kita dapatkan ketika mengagungkan Israel dan mengabaikan budaya kita-orang papua serta mengabaikan gerejagereja dahulu di Tanah Papua. Ataukah ini gejala bangsa yang dikatakan, bangsa yg kalah sampai mengubah penyebutan Allah dgn bahasa orang lain ?..., bahkan bendera Orang Papua yang lambang Bintang Fajar diganti dengan Bintang Daud sama dgn bintang Israel. Orang Papua yg anut paham Sion pikir papua sama dgn Israel sampai mungkin juga mereka berpikir papua akan bebas, merdeka jika doakan Israel. ISRAEL ajan bantu Papu merdeka ?...,dunia garap-garap, tunghu orang lain bantu mulai dibangkitkan.nseiring dgn program pemerintah pemekaran buat org malas kerja, harap pemerintah, jual tanah dll...

Harapan dari Tulisan 
Israel tidak akan s3lamatkan Papua dan tidak akan bantu Papua. Tidak bermaksud memprovokasi atau dogma agar saling mempertahankan ego tetapi semua kembali pada aharan dahulu yg telah ada tetapi juga manusia memiliki pilihan2 yang bebas.Dalam beberapa cacatan dalam diskusi kita:
1.   srael mesti di pahami sebagai sebuah negara sendiri yg memiliki ideology sendiri.
2.   Israel bukan bagian dari Papua 

3.   Israel ada jejak Allah bukan jejak Manusianya dll...
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA