SI MUNGIL BERKISAH - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » » SI MUNGIL BERKISAH

SI MUNGIL BERKISAH

Written By Suara Wiyaimana Papua on Rabu, 03 Desember 2014 | Rabu, Desember 03, 2014

Berdarah Karena Kebebasan dari Perbudakan
SI MUNGIL BERKISAH
Kita disalibkan di atas tiang yang sejajar, 
dipenjarakan di bawah penindasan
di letakan di bawah kaki penguasa.
Melihat kaum ber-otak tunduk jadi budak kapitalisme,
menjadi feodal yang siap menerkam,
meraung-raung mengikis rasa nasionalisme.
Di ujung pedalaman,
anak mungil berbisik pada pemerintahan,
inikah hidupku.
Membisu seribu kata,
walau mereka se-ras,
dan sama-sama manusia.
Si mungil berkisah,
“aku melayang-layang dari samudra ke samudra,
membawa sepuluh juta obor mengejar kedamaian"
Tak ada sapa,
para pemerintahan negara,
diam membisu dalam penjara perbudakan kapitalisme.
Melawan ombak yang menggulung deras,
terhanyut dalam kecemasan,
bahkan luluk lantak tubuh yang rapuh.
Para kapitalis egois berjaya,
tanpa kepedulian,
membunuh pelawan-pelawan arus.


Puisi Papua - Honaratus Pigai
Papua - Abepura - Bukit Keheningan, 12 Februari 2013
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA