KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (KNPB) WILAYAH SENTANI.
LAPORAN KRONOLOGI PELAKSANAAN AKSI DAMAI KNPB Di SENTANI
A. Dasar Aksi damai
Aksi damai ini dimotori oleh KNPB secara nasional dan dilaksanakan sebagai bentuk penyampaian aspirasi isu kemanusiaan di Papua dengan Thema:"PAPUA ZONA DARURAT MILITER DAN KEMANUSIAAN" dan menyampaikan secara terbuka, tertib, dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
B. Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal : Senin 03 Agustus 2026
Waktu : 08:00-12:00 WB siang
Lokasi : Di SENTANI, 8 titik kumpul
C. Massa
Aksi damai diikuti oleh Pengurus & anggota KNPB dan berbagai elemen, gereja, mahasiswa dan seluruh rakyat Papua yang berdomisili di Sentani.
Jumlah masa: ratusan lebih
D. Kronologi Kejadian aksi damai di Sentani:
★Pada pukul 06: 00 wip pagi, Massa aksi di setiap titik mulai berkumpul di lokasi yang telah ditentukan, dan bergerak menuju ke jalan.
1. Pada pukul 06:25 pagi, titik pasar lama ambil alih di pangkalan ojek.
Pada pukul 06:43 wib, mendatangi aparat kepolisian dengan kekuatan full dan tanpa negosiasi bubarkan paksa, dan masa aksi pukul mundur ke belakang matoa dan masa diduduki di kompleks matoa.
2. Pada pukul 07: 41 pagi, titik sosial mulai bergerak menuju ke jalan sambil orasi-orasi.
Pada pukul 08:15 pagi, titik sosial mendatangi aparat kepolisian dengan kekuatan full dan dihadang. Dan lakukan upaya negosiasi dan masa tetap bertahan.
3. Pada pukul 07:45 pagi, titik pasar baru mulai bergerak menuju ke jalan sambil orasi-orasi.
Pada pukul 08: 45 pagi di titik pasar baru mendatangi aparat kepolisian dengan kekuatan full dan masa bubarkan paksa, dan masa pukul mundur
4. Pada pukul 07: 47 pagi titik kemiri mulai bergerak menuju ke jalan sambil orasi-orasi.
Pada pukul 08:30 pagi, di titik kemiri dihadang oleh aparat dengan kekuatan full, masa aksi pukul mundur
Pada pukul 09: 14 pagi, titik kemiri pukul mundur sampai gunakan jalan alternatif gabung jurus di titik sosial.
5. Pada pukul 08:18 pagi, titik pos 7 mulai bergerak menuju ke jalan sambil orasi-orasi.
Pada pukul 08.50 pagi titik pos 7 didatangi oleh aparat kepolisian dengan kekuatan full dan bubarkan paksa, dan masa pukul mundur.
6. pada pukul 08:38 pagi titik Sabron mulai bergerak menuju ke jalan sambil orasi-orasi.
Pada pukul 09: 23 pagi, aparat kepolisian mendatangi lokasi di titik Sabron, dan negosiasi.
Pada pukul 13:45 wib masa dari titik Sabron mulai bergerak mau gabung di titik sentral post namun di hadang oleh aparat kepolisian dan bubarkan paksa di Doyo dan masa aksi balik ke titik awal.
7. Pada pukul 08:45 pagi, titik Sehere mulai bergerak menuju ke jalan sambil orasi-orasi.
Pada pukul 09: 10 pagi, titik sereh di datangi aparat kepolisian dengan kekuatan full tanpa negosiasi di bubarkan, dan masa pukul mundur.
8. pada pukul 09: 20 pagi, titik Toladan mulai bergerak menuju ke jalan sambil orasi-orasi.
Pada pukul 09:58 pagi, aparat kepolisian dengan kekuatan full mendatangi lokasi di titik Toladan dan tanpa negosiasi dibubarkan paksa, dan masa pukul mundur.
9. pada pukul 10: 24 pagi, dari 7 titik aksi di Sentani semua titik gabung di titik pos 7 Sentani dan semua masa diduduki di jalan naik pos 7 Sentani dan sedang orasi-orasi.
Pada pukul 12:00 wip, masa aksi di titik pos 7 Sentani, paksa bubarkan oleh aparat gabungan dengan kekuatan full. Massa aksi mulai pukul mundur.
10. pada pukul 12 :43 wib, masa aksi dari 8 titik semua berkumpul dan diduduki di STT Walter pos 7 Sentani dan sedang orasi-orasi.
11. pada pukul 14: 50 wib, masa aksi di pos 7 korlap arahkan semua menduduki di STT Walter pos 7 orasi-orasi dari perwakilan-perwakilan.
12. Pada pukul 15:48 wib KNPB Sentani membacakan stekmen oleh korlap bersama pengurus KNPB wilayah Sentani.
E. Kekuatan aparat militer Di Sentani:
★ Pada pukul 05: 06 wip pagi, Mulai Bergerak Inteljen/kurir musu di setiap titik aksi, menggunakan 4 advance dan setiap titik 2/3 motor.
★ Jumlah Mobil dalmas (23) bagi di setiap titik aksi di Sentani.
★Jumlah Mobil water Cannon (6)
★Jumlah Mobil box logistik (5)
★Jumlah Mobil gass air mata (3)
★Jumlah Advance (9) dibagi dan kontrol setiap titik aksi
★Jumlah personil TNI, (100)an lebih dibagi setiap titik aksi di Sentani.
★ Mengunakan dua mobil brimob, personil Brimob nya tak di hitungkan karena banyak.
★Jumlah personil polisi (500)an lebih, di bagi setiap titik.
★ Jumlah Intel, (200) an di bagi setiap aksi di Sentani.
★ 4 Camera drone pantau di udara saat aksi berlangsung di Sentani.
★ pada Pukul 11:25 wib, gabungan kekuatan militer semakin menambah di titik aksi pos 7 Sentani, jumlah yang tak dihitungkan karena terlalu banyak.
F. Insiden Korban aksi damai di Sentani
★Korban pemukula oleh aparat kepolisian terhadap anggota KNPB di titik pasar lama:
1.Nelson simpangki, laki-laki, usia 21 THN, kena pukul bagian tangan
2. Welis tabo, laki-laki, usia 17 THN, kena pukulan bagian tangan
3. Agus passe, laki-laki, usia 19 tahun, kena pukulan bagian paha
4. Holim Yanto, laki-laki, usia 22 tahun, kena pukulan bagian tangan
Adapun rampas perangkat aksi:
1. 2 bendera KNPB
2. 20 Famlet
3. 1 Salib merah
★ Korban pemukulaan oleh aparat kepolisian terhadap anggota KNPB di titik sosial:
1. Erik kwen, kena pukulan, di bagian tangan
2. Boas salowala, kena pukulan di bagian muka
3. Ruben, kena pukul di bagian kepala, berdarah.
★ korban pemukulan anggota KNPB oleh aparat kepolisian di titik kemiri:
1 . Ecko pase, laki-laki, usia 25 tahun. Kena benjolan di bagian tangan
2. Edy molama, laki-laki, usia 23 tahun. Kena pukulan tulang punggung, mengalami cedera serius.
3. Sabatina lokon, perempuan, usia 22 tahun. Kena benjolan bagian tulang belakang.
4. Depianus pase, laki-laki, usia 30 tahun. Kena pukulan bagian paha
6. Insos lokon, perempuan, usia 21 tahun, kena pukulan di bagian lengan
7. Toni Esema, laki-laki, usia 25 tahun. Kena pukulan di bagian tangan
★ korban pemukulan anggota KNPB di titik Toladan oleh aparat kepolisian:
1 . kapta taplo, laki-laki, usia 23 tahun
2. Pamius tabuni, laki-laki, usia 23 tahun. Kena tembakan di kepala dekat mata, luka serius
3. Zet taplo, laki-laki, usia 25 tahun. Kena pukulan bagian tangan.
★ Korban pemukulaan mahasiswa STT Walter pos 7 Sentani oleh aparat kepolisian:
1 . Roniel mirin, laki-laki, usia 21 tahun kena pukulan bagian belakang.
2. Ketua senat STT water post 7 kena pukul bagian belakang.
★ Korban penangkapan Anggota masa aksi Sentani di titik Toladan, di pojok:
1 . kele weipsa, laki-laki, usia 37
2. Detus taime, laki-laki, usia 23 tahun.
G. Penutup
Demikian laporan kronologi pelaksanaan aksi damai ini dibuat sebagai dokumentasi dan pertanggungjawaban organisasi atas kegiatan yang telah dilaksanakan. Semoga laporan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Sentani 03 Agustus 2026
Korlap wakorlap
Deny Esema Rik Vania Kalakmabin
Korlap umum Penanggung jawab
Ayus Heluka Agus Kosat





0 komentar:
Posting Komentar