KRONOLOGIS PENEMBAKAN WARGA BANTI-TEMBAGAPURA Alm.Martinus Beanal. - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , » KRONOLOGIS PENEMBAKAN WARGA BANTI-TEMBAGAPURA Alm.Martinus Beanal.

KRONOLOGIS PENEMBAKAN WARGA BANTI-TEMBAGAPURA Alm.Martinus Beanal.

Written By Suara Wiyaimana Papua on Kamis, 23 November 2017 | Kamis, November 23, 2017

Almarhum: Martinus Beanal
KRONOLOGIS PENEMBAKAN WARGA BANTI-TEMBAGAPURA Alm.Martinus Beanal.
Versi Keluarga.
Pada tanggal 8 November 2017, Pada pagi hari Alm. Martinus Beanal, Jalan kaki ke Pos (pintu Masuk utama dari Kampung Banti, kampung Kembeli dll).atau pos Pintu keluar terakhir menuju ke 7 kampung.
Setelah tibah disana Beliau Alm.Martinus ditolak oleh Kesatuan Moliter yang ada di Pos Penjagaan. Alm. Martinus Beanal kembali ke Tembagapura 68. Pada Malam Hari sekitar Jam 18.00 wit -19.00wit, Mulai keluar dari Kamar Barack L dan Menuju ke Wilayah AMOLE (wilayah perumaan Orang Bule/Barat).
Kata pihak keluarga korban, AMOLE, bagian utara Dari Tembagapura wilayah itu dikuasai dan penjaan ketat oleh Seluruh kesatuan Militer TNI-POLRI.
Katanya, Tidak Mungkin sekali Wilayah sudah Jaga ketat Lalu Alm. Martinus Lolos keluar wilayah itu dan juga dipagari dengan Kawat Duri.
Pihak keluarga Memastikan bahwa, pastinya Sebelum Alm. Martinus, keluar dari pagar sudah dibunuh oleh Pihak TNI-POLRI Di sekitar AMOLE.
Dengan Alasan Pastinya Mereka Mencurigai Alm. Martinus sebagai Anggota TPN-OPM atau Mencurigai mau Bantu TPN-OPM, Sehingga, alm. Martinus Beanal Belum keluar dari Pagar Diculik atau Dibunuh oleh Mereka TNI-POLRI Yang jaga di sekitar AMOLE. Tidak Mungkin sekali Alm. Martinus Beanal, Lolos keluar di wilayah itu dan Tembagapura di pagari dengan Kawat Yang kelilinggi kota Tembagapura.
Kata keluarga korban Mana Mungkin Martinus Bisa Lolos dari penjagaan yang ketat dan di pagari dengan Kawat? Lalu sampai di kampung Pinda baru dekat Kampung UTiKin dan disana TPN -OPM Bunuh dia sesuai dengan pembicaraan POLRI pada 09 November 2017,.
Atas kejadian ini dan ampir Dua minggu lama tidak kabar mayat dari TNI -POLRI dan Merasa Lama kejadiannya sehingga Keluarga korban berusaha untuk mencari MAYAT sehingga Membentuk Tim Pencari Mayat dari Ibu-ibu keluarga korban Membentuk Tim dan ketemu Bupati Mimika untuk minta komunikasi dan minta fasilitasi dari Pihak TNI-Polri ke Tembagapura di KM 68, dan Bupati Komunikasi ke Pimpinan TNI-POLRI Timika, Namun Pimpinan TNI-POLRI Tidak mengijinkan Tim Ibu-ibu untuk mencari Jenazah Alm.
MARTINUS BEANAL. Dalam kejadian ini, sesuatu yang aneh, adalah Ketika Terjadi ini, Sistim untuk akses mengetahui Martinus Beanal cepat dimatikan atau blokir total sehingga susah untuk diketahui.
*Versi Polda Papua*:
Pada hari Selasa tanggal 8 November 2017, seorang karyawan PT Pangan Sari Utama a.n MARTINUS BEANAL dinyatakan hilang pada saat akan pulang menuju Kampung Utikini guna menemui istrinya, pada tanggal 9 November 2017 saksi mendapatkan informasi bahwa MARTINUS BEANAL menjadi korban penculikan dan ditemukan meninggal dunia di Gunung Pindah Baru Desa Banti 2 Tembagapura adalah Berita Bohong Menurut Keluarga korban Alm. Martinus Beanal.
Sebenarnya pelaku, adalah Militer TNI dan Brimob serta PT Freport Harus Jujur karena PT. FI dan Militer sedang kerja sama dalam penembakan terhadap Marthinus Beanal.
Tempat Martinus Beanal lewat itu dikuasai oleh TNI/Brimob yang sedang siaga 1 (satu). Masyarakat tahu bahwa Martinus Beanal sudah di tembak Oleh TNI dan Brimob di daerah merah, ± 1-2 jam kemudian sistem di PT FI untuk saudara Martinus Beanal hilang secara tiba-tiba, seakan-akan saudara martinus Beanal bukan staf dari Pangan Sari Utama dalam system PT. FI.PSU di Blokir pada kejadian itu juga, Bahkan Akses ID.CARD Melalui sistim di Blokir.
Semua ini perluh ada kejujuran dari Pihak Militer TNI-POLRI. Menurut Keluarga korban dalam pemberitaan di Media bahwa temukan Mayat Martinus Beanal, selanjutnya Pemakaman dimana? Siapa yang dimakamkan?. Setelah Pihak TNI-POLRI Temukan Mayat dikemanakan?, kami pihak keluarga korban tahu bahwa Martinus Beanal diculik atau Dibunuh dia tidak baru dari Tembagapura 68.
Perluh Perhatian Dua dan Perlu ada pihak netral untuk mencari Fakta yang sesungguhnya dan pendampingan pihak keluarga untuk mencari jajab.
Kejadian ini Pihak TNI-POLRI Bungkam Kejadian Pembunuhan Alm. Martinus Beanal, dan Mengangkat isu Tipu. Berita yang mengatakan Penyanderaan 1.300 orang adalah Isu untuk menutupi Pembunuhan Martinus Beanal.
Di Tulis sesuai komunikasi dengan keluarga korban.
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA