Peristiwa Dogiyai: Dr. Noakh Nawipa: Polisi Harus Belajar Memakai Pendekatan Dialogis - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , » Peristiwa Dogiyai: Dr. Noakh Nawipa: Polisi Harus Belajar Memakai Pendekatan Dialogis

Peristiwa Dogiyai: Dr. Noakh Nawipa: Polisi Harus Belajar Memakai Pendekatan Dialogis

Written By Suara Wiyaimana Papua on Selasa, 24 Januari 2017 | Selasa, Januari 24, 2017

Dr. Noakh Nawipa, Ketua Departemen Litbang Sinode Kingmi Papua. (Foto: Dok KM)
Jayapura, (KM) – Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Sinode Kingmi Papua, Dr. Noakh Nawipa menegaskan bahwa peristiwa dogiyai menjadi pelajaran untuk aparat kepolisian agar berlaku bijak menghadapi masyarakat yang trauma akibat kekerasan sebelumnya.

“Polisi harus belajar memakai pendekatan dialogis dari pada pendekatan unjuk kuasa kekerasan,”Kata Nawipa, Senin, (23/01/17) yang diterima kabarmapegaa.com melalui pesan singkat FBnya.

Menurutnya, terjadi peristiwa Dogiyai hanya karena masyarakat dan polisi tidak saling percaya, penuh degan kecurigaan dan saling membenci. 

“Sebaiknya aparat kepolisian mempertimbangkan segi psikologis masyarakat yang penuh degan ketakutan melihat polisi itu sendiri. Polisi terlalu unjuk kuasa sementara masyakarat menderita dengan trauma itu.

“Karena itu polisi belajar untuk memakai pendekatan dialogis dari pada pendekatan unjuk kuasa kekerasan,”katanya mengulangi kalimat penegasannya.

Ia meminta Polisi harus minta maaf kepada masa rakyat Dogiyai yang membuat demo damai dan mengalami luka serius pada bagian tubuh.

Pewarta    : Alexander Gobai







Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA