“ Kuasa Maut Tak Berkuasa di Bumi ” - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , » “ Kuasa Maut Tak Berkuasa di Bumi ”

“ Kuasa Maut Tak Berkuasa di Bumi ”

Written By Tamogei Gobai on Kamis, 08 Desember 2016 | Kamis, Desember 08, 2016




“ Kuasa Maut Tak Berkuasa di Bumi ”


Jangan beri kesempatan kepada iblis dan roh jahatnya, tetapi teguhkan Iman dan kepercayaan yang kami miliki saat ini. Diamana-mana kita telah melihat kejahatan semakin bertumbuh subur karena adanya kuasa iblis dan roh jahatnya yang berusaha mematikan jiwa anak manusia yang sudah termotivasi karena adanya misi kristus dalam hidup mereka. Selama kita hidup diatas bumi ini, kita tidak pernah sedikitpun merasakan suasana kedamaian dan ketenangan hidup bersama. Namun yang terus terjadi hanyalah kuasa Iblis dan roh jahatnya yang memiliki ruang dan kesempatan untuk menggodai setiap umat yang hidup diatas bumi ini, sehingg umat ciptaan ini hidup dalam masa kesukaran dan kesesakan sepanjang waktu.

Kuasa maut merupakan bentuk strategi yang diciptakan oleh Iblis dan roh jahatnya untuk mematikan kebenaran Iman dan kepercayaan yang dimiliki bagi setiap umat yang hidup dibawa tekanan dan ancaman. Kuasa maut telah dikalahkam oleh Yesus Kristus melalui kebangkitannya sehingga Ia dapat memperoleh kemuliannya untuk hidup yang kekal. Kini kuasa maut tak berkuasa di bumi, hanyalah kebenaran yang dapat memerdekaan umat manusia yang hendak memiliki hidup damai dan tenang.

Umat yang hidup di bumi, hendak mewujudkan impian dan cita-cita demi persaaan hak, namun ruang dan waktu terus dibatasi untuk memikirkan hidup damai dan tenang dalam kehidupan sesama. Setiap umat manusia wajib mengakui kesalahan dan dosa terhadap sesama manusia, agar kebebasan hidup dapat tercipta melalui keadilan dan perdamaian. Janganlah kita termotivasi karena hukum adopsi yang diterapkan dalam kehidupan manusia di bumi. Akan tetapi, kita harus membekali hukum taurat dan kitab para nabinya sebagai jaminan hidup bagi manusia yang membutuhkan ketenangan jiwa dan kedamaian hidup suatu bangsa.

Semestinya, sebagai manusia dapat menanggapi dan menerima setiap seruan perasaan dari umat manusia yang masih merindukan kebebasan hidup. Mereka yang memegang kendali dunia wajib menjunjung tinggi persoalan kemanusia ditengan medan perbuaruan. Oleh karenanya, sebagai umat yang menerima Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus haruslah berpegang teguh pada Iman dan Kepercayaan yang saudara dan saudari milikinya. Sebab tanpa tindakan Iman dan kepercayaan sangat mudah dicekal nyawa anak bangsa yang hidup diatas negerinya sendiri. 

Meskipun hidup kami disakiti dan dilukai karena dorongan dari nabsu iblis dan roh jahatnya, namun sebagai anak-anak Tuhan haruslah memiliki landasan iman untuk mengadapi kuasa maut ditengah situasi yang menggerikan ini. Tanda-tanda keajaiban sudah bermunculan setelah adanya situasi dunia semakin mencekam. Itulah sebabnya, penggenapan akhir jaman harus terjadi, sebab orang percaya tak mudah diruntuhkan Iman dan kepercayaannya hingga kebebasan terwujud ditengah umatnya.

Yesus disalibkan karena kebenaran demi umatnya harus memperoleh keselamatan jiwa dan tubuh bagi umat yang sudha lama hidup dibawa perbudakan dan pembantaian. Dan kehadiran Kristus kedalam dunia, bukan karena kepentingan dirinya melainkan diutus oleh Bapa-Nya untuk menjalankan misi keselamatan umat manusia. Tak mudah seseorang bersedia menyerahkan nyawanya kepada penguasa dunia karena kebenaran demi keselamatan bangsanya. Tuhan mengendaki supaya kita harus memikul salib, demi mewujudkan misi KRISTUS dalam masa penantian ini.

Ketika kita menerima hukum kebenaran dan kitab para nabinya,Tuhan telah membebasakan kita dari ikatan belenggu dosa. Allah yang kami Imani dan percaya dapat membebaskan setiap umat manusia yang hidup dari ikatan belenggu dosa untuk memperoleh kemenangan dan kedamaian dalam kondisi kecengkraman ini. Hidup manusia adalah bagian dari perjuangan, maka kita harus mengorbankan tenaga dan waktu demi transformasi hidup bangsa menyambut kemuliaanya. Tak ada kata menyerah dan bertunduk pada kuasa iblis dan roh jahatnya yang masih memasang banyak stratrgi untuk menjatukan jiwa dan tubuh kami. Namun, komitmen luhur bangsa akan mengantarkan kita pada jalan yang benar menanti hari kemenangan yang dasyat bagi bangsa papua.

By:  Awimee Gobai , Aktivis (SPAP)
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA