Pemuda Papua yang Suaka Politik ke Australia Ini Raih Gelar BA di Universitas Victoria - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , , » Pemuda Papua yang Suaka Politik ke Australia Ini Raih Gelar BA di Universitas Victoria

Pemuda Papua yang Suaka Politik ke Australia Ini Raih Gelar BA di Universitas Victoria

Written By Suara Wiyaimana Papua on Sabtu, 06 Juni 2015 | Sabtu, Juni 06, 2015

Amatus Douw (kanan) bersama Rektor Universitas Victoria. Foto: Dok. Pri.

Australia, MAJALAH SELANGKAH -- Namanya Amatus Douw. Ia adalah salah satu dari 43 orang warga Papua yang meminta suaka politik ke Australia pada pertengahan Januari 2006. 

Pada 27 Mei 2015 lalu, Amatus Douw diwisuda pada program Sarjana Penuh S1 Pembangunan Komunitas Internasional atau International Community Development pada Universitas Victoria, Melbourne, Australia. 

Amatus menjadi orang pertama dari 43 pencari suaka politik Papua yang telah meraih gelar BA (Bachelor of Arts) pada Universitas Negeri di Negara Australia. 

Diketahui, Amatus bersama 42 orang lainnya tiba di Cape York, Australia, setelah enam hari berlayar dari Papua. Tujuan mereka adalah memohon suaka politik dari pemerintah Australia dengan dalih khawatir menjadi korban kekerasan dan genocide di Papua.

Mereka terdiri dari 30 pria dewasa, 6 perempuan, dan 7 anak-anak. Dari Cope York, mereka diterbangkan dengan pesawat Hercules AU Australia ke pulau Christmas sebagai tahanan imigrasi dan aplikasi suakanya diterima. 

Perjalanan suaka politik 43 orang ini menggegerkan dunia internasional saat itu, terutama mengenai perjuangan kemerdekaan politik Papua Barat termasuk hubungan Australia dan Indonesia sempat putus beberapa bulan.

Siapa Amatus?

Amatus pernah kuliah hingga semester 9 pada Jurusan Pembangunan Ekonomi di Universitas Negeri Papua (Unipa) di Manokwari.  

Amatus mengatakan, pihaknya meningggalkan studinya untuk mengejar dua tujuan. Pertama, kata dia, mendapatkan pendidikan luar negeri. Kedua, melanjutkan perjuangan di luar negeri untuk kemerdekaan Papua Barat.  

"Dalam penyelesaian studi selama ini, saya pernah melakukan study tour di Timor Leste bulan Juni-Juli 2010 dan bertemu dengan seorang presiden pertama di Timor Leste untuk advokasi masalah Papua Barat," kata dia. 

Pada tahun 2011, kata dia, pernah melakukan praktek tahun kedua di New Zealand dalam Pacific Island Forum atau Forum Kepulauan Pasifik. 

Kata dia, ia bergabung bersama WPNCL dan solidaritas New Zealand dalam lobby dan advokasinya dimana hasilnya Sekjend PBB Ban Ki Moon mendukung wilayah Papua Barat mendaftarkan ke Komite Dekolonisasi PBB.   

"Saya sangat bangga jadi mahasiswa Universitas Victoria karena memberikan banyak peluang untuk keluar negeri menimba pengalaman kerja (praktek) demi masa depan karir saya. Oleh sebab itu, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Negara Australia yang memberikan beasiswa dan saya juga berharap agar pemerintah Australia mendukung perjuangan hak penentuan nasib sendiri badi Bangsa Papua Barat," kata dia kepada majalahselangkah.com dalam wawancara elektronik belum lama ini. 

Amatus kini dipercayakan sebagai Duta Besar ULMWP untuk MSG Sekretariat, juga salah satu anggota dari kelompok pertama WPNCL mewakili Bangsa Papua Barat mengajukan aplikasi pertama pada tahun 2013. 

Kini, ia ikut berjuang keras untuk mendapatkan keanggotaan penuh di MSG pada bulan Juni pertengahan. (Putri Papua/MS)

Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA