Topan Pam: Vanuatu Butuh Uluran Tangan Bangun Kembali Negerinya - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , , , » Topan Pam: Vanuatu Butuh Uluran Tangan Bangun Kembali Negerinya

Topan Pam: Vanuatu Butuh Uluran Tangan Bangun Kembali Negerinya

Written By Suara Wiyaimana Papua on Selasa, 17 Maret 2015 | Selasa, Maret 17, 2015

Bantuan tiba di Port Vila, Vanuatu. Foto: RNZ / Koroi Hawkins
Jakarta, Jubi – Bantuan kemanuasiaan bagi masyarakat Vanuatu masih dinantikan. Nyawa direnggut, masyarakat terluka, juga menderita kerugian material. Rumah-rumah hancur porak poranda, sekolah dan rumah sakit tak dapat beroperasi lagi seperti semestinya.

Dalam pantauan Jubi melalui media, bantuan berupa dana, bahan-bahan kebutuhan darurat, serta tenaga ahli terus berdatangan dari negara-negara yang jauh pasca Topan Pam yang merusak Vanuatu pada Jumat hingga Sabtu, pekan lalu.

Radio New Zealand edisi Selasa (17/3) melaporkan, Komisi Eropa memberikan bantuan lebih dari US $  1juta dalam upayapenanggulangan darurat.

Komisi Eropa juga mengirim dua tenaga ahli untuk menilai kebutuhan kemanusiaan dan bekerja sama dengan organisasi mitra yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pendanaan dari Uni Eropa bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap kebutuhan yang paling mendesak di Vanuatu, dengan penekanan khusus pada korban yang paling rentan.
Bantuan ini akan dilaksanakan melalui organisasi mitra kemanusiaan yang bekerja untuk pemenuhuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal, air bersih dan obat-obatan.

“Eropa hadir dengan penuh kasih sayang, berdiri bersama-sama keluarga korban di Vanuatu,”kata Wakil Presiden Komisi, Federica Mogherini, Selasa.

Sebelumnya, ABC Australia melaporkan, bantuan dari Australia yang diumumkan Menteri Luar Negeri Julie Bishop sebesar $ 5 juta. 

Bishop mengatakan, paket bantuan untuk “menyelamatkan jiwa” itu akan disampaikan melalui lembaga non-pemerintah dan sebagai tanggapan atas permintaan bantuan dari Pemerintah Vanuatu.

Bishop mengatakan, tidak ada laporan tentang korban orang Australia di antara korban yangmeninggal itu. Namun, pihaknya masih terus akan melakukan pemantauan. Ia mengatakan, saat ini, lebih dari 1.100 warga Australia terdaftar di Vanuatu.

Berikutnya adalah Cina. Melalui juru bicara Departemen Luar Negeri seperti dilansir Radio New Zealand, mengatakan, Palang Merah Cina telah menawarkan bantuan kemanusiaan darurat ke Vanuatu sebesar US $ 100.000.

Juru bicara itu mengatakan, pemerintah akan mencoba yang terbaik untuk mendukung pemerintah dan rakyat Vanuatu dalam memerangi bencana dan membangun kembali tanah air mereka.

Sebuah pesawat dari kerajaan di Inggris, Royal Airforce, yang mengangkut bala bantuan sedang dalam perjalanan ke Australia. Ia membawa ratusan shelter kits dan lentera surya.

Inggris berjanji, dalam waktu dekat akan memberikan AS $ 3 juta pada akhir pekan terhadap upaya bantuan PBB. Perancis dan Amerika Serikat juga dilaporkan telah mengirimkan bantuan.


Topan Pam meninggalkan jejak kehancuran di seluruh negara pulau Pasifik, Sabtu, dengankecepatan angin 250 km/jam, dan meratakan seluruh desa di ibukota, Port Vila. Laporan sementara menyebutkan, korban meninggal yang sudah terdata sebanyak 10 orang. (Yuliana Lantipo)










Sumber:Topan Pam: Vanuatu Butuh Uluran Tangan Bangun Kembali Negerinya
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA