PENANGKAPAN 5 AKTIVIS KNPB DAN PENGEREBEKAN SEKERTARIAT KNPB WILAYAH NABIRE OLEH KEPOLISIAN RESOR NABIRE - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , , » PENANGKAPAN 5 AKTIVIS KNPB DAN PENGEREBEKAN SEKERTARIAT KNPB WILAYAH NABIRE OLEH KEPOLISIAN RESOR NABIRE

PENANGKAPAN 5 AKTIVIS KNPB DAN PENGEREBEKAN SEKERTARIAT KNPB WILAYAH NABIRE OLEH KEPOLISIAN RESOR NABIRE

Written By Suara Wiyaimana Papua on Selasa, 17 Februari 2015 | Selasa, Februari 17, 2015

Tuan: Nesta Ones Suhuniap 


PENAGKAPAN 5 AKTIVIS KNPB DAN PENGEREBEKAN SEKERTARIAT KNPB WILAYAH NABIRE OLEH KEPOLISIAN RESOR NABIRE
KNPB-News- Penangkapan sewenag –wenang oleh aparat kepolisian rebuplik Indonesia daerah poldah Papua terhadap aktivis KNPB di Papua belum juga berakhir sampai degan saat ini. Penangkapan , pengerebekan, penjitaan serta penculikan di Papua semakin meningkat di Papua.
Penangkapan sewenag-wenag terhadap 5 aktivis KNPB dan pengerebekan terhadap sekertariat KNPB kembali terjadi di Nabire beberapa hari terakhir ini tanpa alasan yang tidak jelas bukan hanya penagkapan tetapi rasia terhadap- sejumlah aktivis KNPB di nabire terus terjadi sampai dengan saat ini.
Pengakapan terhadap aktivis KNPB terjadi di nabire beberapa hari terakhir ini, dilakukan oleh aparat kabungan TNI dari 753 nabire, kepolisian dari polres nabire Serta Brimob, penangkapan pertama terjadi pada hari sabtu tanggal 14 Februari 2015 Pada pukul 20.10 WPB di dermaga atau pelabuhan kapal feri Nabire.
Penyergapan dan penagkapan terhadap Sekertaris Umum KNPB pusat dan 3 kativis KNPB di pelabuhan tersebut. Masing-masing nama mereka adalah Ones Suhuniap, sekertaris Umum KNPB Pusat, Nuga Logo, anggota KNPB pusat Nas Wenda Anggota KNPB pusat dan Gombodius Kogoya anggota.
Penangkapan ini terjadi pada saat sekertaris Umum KNPB bersama 3 anggota tersebut turun dari kapal maserei yang mereka tumpangi dari pelabuhan Biak Pada tanggal 13 Februari 2015, untuk memenuhi undangan Evaluasi KNPB nabire sekaligus kunjugan kerja KNPB pusat ke KNPB nabire. Pada pukul 20.00 kapal sandar di pelabuhan nabire.
Kemudian pada pukul 20. 10 WPB,  Ones Suhuniap Bersama 3 anggotanya turun dari kapal aparat kabungan dari semua kesatuan baik dari Kepolisian resor Nabire Brimob, Desus 88, anggota TNI dari 753 nabire, POM, propos dan sejumlah anggota yang berpakian preman langsung memblokade pintu keluar kapal sampai dengan pintu Keluar dermaga dan langsung mengepung mereka dengan peralatan lengkap. Seperti senjata, anjing pelacak, 3 Mibil dalmas 4 mobil renjer 2 truk TNI mobil Patroli plres nabire dan 2 mobil milik POM dan 1 mobil propos serta sejumlah mobil kaca gelap Avanza dan Inova dipenuhi anggota yang berpakian preman degan dilengkap senjata lengkap.
Pada saat anggota polisi tahan ones Bersama 3 anggota KNPB tersebut, sekertaris UMUM mengatakan menayakan surat perintah penagkapan dan alasan penagkapan mereka namun polisi tidak memberikan jawaban tentang surat penagkapan, namun sebaliknya ada beberapa anggota polisi menodong senjata laras panjang yang mereka pegang ke kepala sekertaris umum KNPB Pusat kemudia salah satu tentara mengatakan kepada Ones hei kau jangan melawan nati saya tembak kau disini lebih baik kau mengikuti saja ancamnya. Kemudian ones kembali menanyakan kenapa mereka ditangkapa dan ada kasus apa ? dan mana kapolres kalian? Namun satu anggota brimom mengatakan kamu ikuti ke kantor dan ketemu kapolres di kantor katanya.
Setelah anggota Polisi tersebut memisakan mereka satu per satu dan dinaikan ke dalam mobil renjer degan dan Avanza lalu dalam pengawalan ketat dikiring ke Polres nabire. Proses penagkapan terhadap aktivis KNPB tersebut dilakukan sama seperti mengepung dan Menagkap teroris.
Pada 20.30 WPB tiba di polre nabire dan langsung dikiring ke intelkam polres Nabire dan diinterogasi selama 5 jam di reskrim intelkam.
Pada saat penagkapan tas dan HP dan uang di saku semua disita oleh anggota polisi dan beberapa Intel di pelabuhan, pada saat dinterogasi polisi mengatakan Kalian KNPB tidak terdaftar di kesbangpol dan KNPBB adalah Organisasi terlarang tegasnya. Kemudia sekertaris Umum meminta ketemu Kapolres untuk ketemu menanyakan alasan penagkapan mereka namun anggota tidak mengijinkan dan mengancam oleh beberapa anggota kepolisian bahwa kau jangan macam-macam kami akan memecakan kepalamu dengan ini katanya sambil memegang postol. Selain itu mereka mengatakan bahwa kamu itu pemerontak melawan Negara maka harus dimusnakan tegas beberapa anggota polisi.
Setelah melakukan penyelidikan dan mengiterogasi memintai keterangan terkait kedatangan ke nabire dan aktifitas perjuagan KNPB selama 5 jam pada pukul 01 .45 WPB sekertaris umum Ones suhuniap dengan 3 anggotanya dibebaskan.
Penagkapan ke dua terjadi pada hari minggu 15 Februari 2014 pada pukul 08.30 WPB di pelabuhan nabire. Penagkapan itu terjadi terhadap Yeheskel Kosay Jubir KNPB wilayah Sorong raja, Yeheskel ditangkap oleh aparat kabungan TNI/POLRI pada saat melakukan pemeriksaan dan pengeledahan terhadap penumpang yang turun dari kapal Doloronda. Yeheskel datang ke Nabire untuk mengikuti Evaluasi KNPB di Nabire sesuai dengan undangan KNPB Nabire.
Pada pukul 09.00 WPB yeheskel dibawa ke polres Kabupaten nabire untuk melakukan interogasi, selama satu hari satu malam di polres nabire pada hari senin tanggal 16 Februari 2015 dibebaskan setelah KNPB nabire Menghadap ke polres Nabire. Penagkapan terhadap jubir KNPB sorong ini dilakukan tanpa alasan yang tidak jelas.
Kemudian Pada hari ini pada tanggal 16 februari 2015 kepolisian polres Nabire Brimob, densus 88 dan sejumlah anggota berpakian preman yang bersenjata lengkap serta satu truk TNI degan sejumlah anggota mengepung dan mengerebekan sekertariat KNPB wilayah Nabire. Aparat kepolisian datang di sekertariat KNPB dengan menggunakan 2 buah mobil dalmas 2 buah mobil renjer, 1 truk TNI.
Dalam pngerebekan tersebut tidak ada penangkapan karena semua anggota KNPB yang berada di sekertariat KNPB lebih dahulu mengetahui kedatangan aparat sehingga semua melarikan diri. Saat polisi mengepung sekertariat KNPB polisi mengambil 2 buah printer canon pixma dan satu sejumlah HP dan merusak fasilitas sekertariat seperti meja kerja membongkar pintu-pintu kamar dan pintu depan.
Sampai dengan saat ini polisi terus melakukan swiping terhadap aktivis KNPB sehingga sejumlah aktivis melarikan diri ke piker kota Nabire untuk menyelamatakan diri. Kemungkinan polisi akan terus melakukan pengejaran terhadap aktivis KNPB. 
Demikian kondisi terakhir Kondisi wilayah nabire 3 harai terakhir ini.
Hormat, Saya

(Ones Suhuniap / Sekjen KNPB Pusat)

Berikut KNPB menghormati Simbol Perlawanan KNPB,terhadap Negara Kolonial Indonesia 


Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA