"MENCINTAI DARI LUBUK HATI" - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » » "MENCINTAI DARI LUBUK HATI"

"MENCINTAI DARI LUBUK HATI"

Written By Suara Wiyaimana Papua on Kamis, 12 Februari 2015 | Kamis, Februari 12, 2015


SWP-NEWS- Tak pernah ku sangkah ku bisa mengulang saat-saat indah bersamamu. Tapi semua terasa beda, entah mengapa. Mungkin rasaku gak sama dengan yang dulu, atau?? Semua memang indah, aku bahagia. Tapi semua gak tekenang di memor-ku. Aku sendiri tak mengerti dengan diriku sendiri. Gelap, hanya itu yang bisa ku katakan. Mungkin karena hatimu sudah terbagi dengannya.

Ku kan berusaha melepasmu untuknya karena ku tak ingin terjatuh dalam jurang yang salah. Iklhas, ya aku harus iklhas. Kau pantas bahagia bersamanya, biarkan aku sendiri menahan lukaku yang tak bisa ku jelaskan. Sakit, perih, menangis, hanya itu. Melepasmu bukan hal yang mudah, tapi aku akan melakukannya demi kebahagiaanmu. Tak usah kau fikirkan kebahagiaanku, fikirkanlah yang terbaik untukmu dan dirinya. Biarkan kebahagaianku aku sendiri yang akan mencarinya. Tak perlu kau fikirkan aku, fikirkan saja orang yang ada di hatimu.

Aku cuma gak mau menunda-nunda waktu untuk melepasmu. Karena semakin cepat semakin baik. Kau baik, pengertian, perhatian dan sempurnah, tapi kurasa semuanya cukup sampai disini. Biarkan cintaku berlalu. Karena ku tahu waktu kan menghapus rasaku padamu. Ku do'akan yang terbaik untukmu. Ku kan berusah tersenyum setiap melihatmu. Kan ku katakan aku selalu bahagia tanpamu ataupun denganmu. Belajar menjadi seorang yang lebih dewasa, ya itulah yang sekarang ku lakukan. Dengan cara melepaskanmu bersamanya dengan rasa iklhas dan lapang dada.

Mungkin ini yang terbaik, cintaku takkan pernah memilikimu. Aku gak menyalahkan takdir, karena aku tahu, setiap pertemuan pasti ada alasannya di dalamnya. Aku tahu pertemuanku denganmu bukanlah hal yang sia-sia, Alloh pasti tahu mana yang terbaik untukku. Ku jadikan ini sebuah keberuntungan telah mengenalmu kembali, walau aku gak bisa memilikimu seutuhnya. Aku tahu, kadang apa yang kita kejar gak bisa kita miliki, dan apa yang kita lepaskan akan menjadi milik kita suatu saat nanti. Jika kita berjodoh, Alloh pasti akan mempertemukan kita kembali dengan waktu dan saat yang sangat istimewa.

Terima kasih kau telah membuatku tersenyum, terima kasih atas kenangan-kenangan indah yang pernah kau lukiskan di hidupku. Walau tak dapat ku kenang lagi, setidaknya kau masih mengenangnya. Semoga kebahagiaanmu selalu bersamanya. Ku terluka, tapi kau bahagia. Tak apa setidaknya salah satu di antara kita ada yang merasakan kebahagiaan itu. you're the best for me, but I'm not the best to you.

Isi Hatiku 

Kenangan indah takan pernah bisa ku hapus di memory hati dan fikiranku. Bagaimana aku bisa menganti namamu di hatiku sedangkan di hatiku masih ada namamu? Apa ini yang terbaik untuk kita? atau hanya untuk dirimu? Aku di sini terluka, sedangkan kau telah bahagia. Ku tahan semua tetesan air mataku, hanya ku tak ingin kau melihatku menangis. Tapi hati dan mataku gak bisa berbohong, Setiap bertemu rasa air mata ini mau menetes. Kenapa ? ku mengenlamu hanya selintas saja ? Aku rindu sangat rindu padamu. Ingin ku ulang saat-saat bersamamu, tapi apa semua mungkin terjadi? Kini kau tlah menjadi miliknya, yang bisa bahagiakanmu, yang bisa mengerti dirimu, dan slalu ada untukmu? Harus kah ku salahkan keadaaan?

Haruskah ku salahkan waktu? Apa aku yang paling salah disini? kenapa ku hanya bisa ungkapan semua lewat kata-kata? Ku ingin katakan semua padamu. Tapi apa aku mampu? Bisa kah hatimu mendengar jerita hatiku? yang setiap waktu, jam, menit dan detik menyebut namamu? Takkan pernah bisa ku membencimu, karena di hatiku masih ada namamu.

Ku ingin kau ada di sini bersamaku, ku ingin kau mampu menghapus air mataku. Ku ingin katakan padamu 'aku, hanya butiran debu tanpamu.' ku harap kau tahu semua isi hatiku. Jika kau masih sayang padaku, kau akan mampu datang menghampiriku dan mengatakan 'gak ada hal indah yang mampu ku miliki selain dirimu, gak ada saat-saat indah di hidupku kecuali denganmu n gak ada yang mampu menganti namamu dihatiku.

Ku ingin memandang wajahmu, ku ingin melihat senyumanmu, mendengar suaramu, dan menatap indahnya matamu. Ku tak ingin miliki ragamu, ku hanya ingin miliki hatimu. Kenang aku, slalu ingat aku dan saat-saat indah besamaku dulu. Hanya itu yang ku minta. Andai ku tahu suatu saat nanti ku akan terluka, aku takkan pernah sia-siakan waktuku bersamamu.Waktu tlah berputar, bukan jarak yang memisahkan kita, tapi waktu dan keadaan. dan aku dan  kamu takkan pernah bisa menjadi KITA. ( Y. AWEGAPAI. G)


Publikasi: SWP-NEWS
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA