Dua Anggota TPNPB Kodap XVI Gugur Dan Seorang Warga Sipil Ditembak Mati Oleh Aparat Militer Indonesia Di Yahukimo.
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 18 Juli 2026
Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!
Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka dari markas TPNPB di Kota Dekai bahwa kami secara resmi mengumumkan duka nasional kepada seluruh pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua atas gugurnya dua pasukan khusus atas nama Homilek Heluka dan Ereminus Heluka yang ditembak mati oleh aparat militer Indonesia pada 17 Juli 2026 di pusat Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Mayor Kopitua Heluka juga melaporkan bahwa seorang warga sipil atas nama Yafulok Heluka juga di tembak mati di hari yang sama oleh aparat militer Indonesia di pusat Kota Dekai saat operasi militer Indonesia berlangsung. Dalam operasi tersebut aparat militer Indonesia juga melakukan penembakan di pemukiman warga sipil sehingga warga mengungsi akibat takut menjadi sasaran penembakan dan penangkapan oleh aparat militer Indonesia.
Berikut indentitas dua anggota TPNPB Kodap XVI Yahukimo yang gugur dan seorang warga sipil yang ditembak mati;
1. Nama: Homilek Heluka
Umur : 22 Tahun
TTL : Amuma, 1 Maret 2004
Status : Anggota aktif TPNPB Kodap XVI Yahukimo sejak 2024-2026
Gugur : 17 Juli 2026
2. Nama : Ereminus Heluka
Umur : 20 tahun
TTL : Amuma, 2 Desember 2026
Status : Anggota aktif TPNPB Kodap XVI Yahukimo (Batalyon Yamue) sejak tahun 2024-2026
Gugur : 17 Juli 2026
3. Nama: Yafulok Heluka
Umur : 30 tahun
TTL : Amuma, 18 Maret 1996
Status : Warga sipil
Mayor Kopitua Heluka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak orang tua dan keluarga yang telah menyerahkan Homilek Heluka dan Ereminus Heluka untuk bergabung bersama TPNPB dalam medan perang demi merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua dari jajahan kolonialisme Indonesia dan secara resmi turut berduka cita atas gugurnya dua prajurit terbaik TPNPB Kodap XVI Yahukimo.
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga secara resmi mengumumkan duka nasional atas gugurnya dua prajurit TPNPB yang ditembak mati serta meminta kepada semua pihak untuk dapat melakukan penyelidikan terkait kematian Yafulok Heluka yang ditembak mati oleh aparat militer Indonesia saat operasi berlangsung. Kami juga menegaskan kepada aparat militer Indonesia untuk tidak melakukan operasi militer dan penembakan di pemukiman warga sipil serta seluruh pos-pos militer Indonesia yang berada di pemukiman warga sipil segera dicabut karena dapat membahayakan warga sipil jika serangan TPNPB dilakukan.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 18 Juli 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.
Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.
Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.
Jenderal Goliath Tabuni
Panglima Tinggi TPNPB-OPM
Letnan Jenderal Melkisedek Awom
Wakil Panglima TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Terianus Satto
Kepala Staf Umum TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM





0 komentar:
Posting Komentar