Berita Duka, Dua Anggota TPNPB OPM Gugur di Puncak Ilaga - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :

.

.
Home » , , , » Berita Duka, Dua Anggota TPNPB OPM Gugur di Puncak Ilaga

Berita Duka, Dua Anggota TPNPB OPM Gugur di Puncak Ilaga

Written By Suara Wiyaimana Papua on Sabtu, 30 Mei 2026 | Sabtu, Mei 30, 2026


Dua Pasukan TPNPB Gugur Dan Puluhan Aparat Militer Indonesia Ditembak Dalam Medan Perang Di Puncak Ilaga, TPNPB: Sinyal Internet Dimatikan Selama Perang Dan Operasi Militer Indonesia Mengakibatkan Warga Mengungsi, TPNPB: PBB Harus Bertanggung Jawab Atas Krisis Kemanusiaan Di Tanah Papua

Siaran Pers Ke II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 30 Mei 2026

Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.!

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Panglima TPNPB Kodap XXVII Sinak, Brigjend Militer Murib dari markas TPNPB di Gilonik bahwa baku tembak antara aparat militer Indonesia dengan pasukan TPNPB terjadi pada 18 April 2026 di Sinak, dalam baku tembak tersebut mengakibatkan sejumlah aparat militer Indonesia mengalami luka-luka dan banyak korban jiway sementara satu pasukan TPNPB atas nama Roket Telenggen gugur akibat salah tembak saat melakukan pengepungan terhadap aparat militer Indonesia.

Brigjend Militer Murib juga melaporkan bahwa baku tembak sejak 18 April 2026 terus berlanjut hingga mengakibatkan operasi militer Indonesia di berbagai wilayah di Kabupaten Puncak yang mengakibatkan warga sipil mengungsi dari kampung-kampung mereka akibat terdengar bunyi tembakan di Markas Gilonik dan wilayah sekitaran markas. Hingga pada 6 Mei 2026 seorang anggota TPNPB Kodap XXVI Kwiyawagi atas nama Tira-Mayu Telenggen gugur setelah terlibat dalam aksi baku tembak dengan aparat militer Indonesia di wilayah perang Gilonik, sementara hingga sekarang, 30 Mei 2026 masih terjadi siaga satu antara aparat militer Indonesia dengan pasukan TPNPB di Puncak Ilaga.

PIS TPNPB juga melaporkan bahwa sejak 18 April sampai 30 Mei 2026 akibat konflik bersenjata antara aparat militer Indonesia dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat telah mengakibatkan warga sipil mengungsi dari kampung-kampung ke Kota Ilaga dan wilayah lainya di Ilaga akibat terdengar bunyi tembakan di Markas TPNPB di Gilonak  hingga baku serangan terus terjadi ke wilayah pemukiman warga sipil, sehingga warga ketakutan dan mengungsi, ia juga menambahkan bahwa warga yang mengungsi belum diketahui jumlah mereka sementara bunyi tembakan masih terdengar hingga sekarang dan operasi militer Indonesia masih terus dilakukan ke kampung-kampung menggunakan kendaraan militer dan drone untuk melakukan penyerangan. Ia juga melaporkan bahwa operasi militer Indonesia masih terus dilakukan di pemukiman warga sipil dan menyasar ke rumah-rumah, seluruh bangunan yang menjadi target dalam operasi tersebut belum terdata akibat situasi masih memanas karena kedua belah pihak masih melakukan siaga satu di dalam hutan dan wilayah zona merah.

Berikut indentitas dua pasukan TPNPB yang gugur;

1) Nama: Roket Telenggen 

Lahir : Timobut, 27 Januari 2004

Umur: 22 Tahun

Status: Anggota TPNPB Kodap XXVII Sinak (2008-2026)

Jabatan: Prajurit I

Gugur: 18 April 2026


2) Nama: Tira-Mayu Telenggen 

Lahir: Kwiyawagi, 27 Januari 1993

Umur: 33 Tahun

Status: Anggota TPNPB Kodap XXVI Kwiyawagi (2008-2026)

Calon Komandan Operasi Kodap XXVI Kwiyawage 

Jabatan: Prajurit I

Gugur: 6 Mei 2026


Atas jasa, pengorbanan dan pengabdian seluruh pasukan TPNPB yang gugur dalam medan perang, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB secara resmi mengumumkan duka nasional kepada seluruh pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua dan mengimbau kepada seluruh pasukan untuk tetap setia dalam perjuangan demi merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua.

Dan kami juga menegaskan kepada aparat militer Indonesia untuk hentikan melakukan operasi militer terhadap warga dan pemukiman warga sipil yang dapat mengorbankan warga sipil yang tak bersalah dan berdosa serta menyerukan kepada Palang Merah Internasional dan PBB agar dapat menangani krisis kemanusiaan akibat konflik bersenjata yang terjadi di Tanah Papua selama 63 tahun lebih yang telah mengakibatkan ratusan ribu warga sipil terpaksa mengungsi akibat konflik dan kurangnya bantuan kemanusiaan berupa makanan dan obat-obatan bagi pengungsi di Tanah Papua.

Demikian Siaran Pers Ke II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 30 Mei 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

‎Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.

Jenderal Goliath Tabuni

‎Panglima Tinggi TPNPB-OPM

Letnan Jenderal Melkisedek Awom

‎Wakil Panglima TPNPB-OPM

Mayor Jenderal Terianus Satto

‎Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

Mayor Jenderal Lekagak Telenggen

‎Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM

Share this article :

0 komentar:

.

.

Pray For West Papua

Pray For West Papua

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA