Korban Bencana Hujan Salju di Lanny Jaya Masih Butuh Bantuan - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , , » Korban Bencana Hujan Salju di Lanny Jaya Masih Butuh Bantuan

Korban Bencana Hujan Salju di Lanny Jaya Masih Butuh Bantuan

Written By Suara Wiyaimana Papua on Kamis, 23 Juli 2015 | Kamis, Juli 23, 2015

Masyarakat memperlihatkan tanaman mereka yang rusak akibat cuaca ekstrim di Lanny Jaya. Jubi/Istimewa
Wamena, Jubi – Masyarakat yang menjadi korban bencana alam hujan salju di Kabupaten Lanny Jaya, saat ini masih membutuhkan segala macam bentuk bantuan seperti bahan makanan, selimut hingga obat-obatan.
Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait menjelaskan, bukan hanya bahan makanan seperti mie instan, beras, minyak goreng, pemerintah juga masih mengalami kesulitan untuk melakukan pendistribusian bantuan ke tiga tempat yaitu Kuyawage, Wano Barat dan Goa Balim yang memiliki letak geografis yang sangat sulit.
“Memang ada yang bisa melalui jalur darat, namun ada juga yang membutuhkan angkutan pesawat atau helicopter dan itu biayanya pun cukup mahal,” kata Sohilait kepada wartawan di Posko bantuan bencana di Wamena, Rabu (22/7/2015).
Menurutnya, sejak terjadinya bencana pada 4 Juli 2015, bantuan sudah langsung disalurkan pemerintah Kabupaten Lanny Jaya sejak 18 sampai 22 Juli 2015 ke tiga distrik tersebut.
Pada penyaluran bantuan tahap pertama dua kali penerbangan ke Distrik Kuyawage dengan membawa barang campuran yang diberikan oleh Badan Nasional Penanggunglangan Bencana (BNPB) Provinsi Papua dan pada hari berikutnya Senin (20/7/2015) kembali menerbangkan dua kali penerbangan ke Distrik Kuyawage dengan membawa 1,1 ton beras dan empat karung ubi-ubian.
Selanjutnya, pada 21 Juli 2015 kembali membawa barang campuran dan juga membawa dua dokter dan lima perawat yang menggantikan para medis sebelumnya yang sudah di Kuyawage selama kurang lebih dua minggu.
“Pemkab Kabupaten Lanny Jaya telah membuka dua posko penampungan bahan bencana baik di Kota Wamena di area Bandara Wamena dan juga di Tiom ibu Kota Lanny Jaya. Hal ini bertujuan agar mempermudah penyaluran bahan makanan dan segala jenis bantuan untuk masyarakat yang terkena bencana hujan salju.
Pemkab Lanny Jaya juga mengakui telah mendapatkan bantuan berupa 20 ton beras dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional yang disalurkan melalui Kodim 1702/Jayawijaya yang akan langsung di distribusikan lewat darat ke wilayah Tinggipura yang dinilai tidak bisa bekerja secara maksimal disana dan sudah memindahkan posko tersebut ke Wamitu Distrik Gua Balim yang diakibatkan petugas aparat yang tidak kondusif.
Selain itu pemda juga akan mendistribusikan bantuan melalui darat mengirim beras 4 ton dan juga barang campuran kebutuhan masyarakat berupa dari WVI berupa paket children kids.
Sekda juga mengatakan bahwa Rabu kemarin, akan mendapatkan bantuan Heli dari angkatan udara yang akan mendistribusikan barang barang bantuan tersebut namun hanya dari Kota Wamena ke Tiom dan tidak sampaia ke tempat Bencana dengan alasan keamanan yang tridak terjamin dan heli tersebut bisa membawa sekali terbang 1, 5 ton.
“Sebenarnya yang kita butuhkan itu adalah angkutan dimana sebenarnya pesawat adalah dalam keadaan siap namun terkendala dengan Dana, kemanan dan juga obat-obatan yang hampir lebih dari 29 koli yang membutuhkan obat-obatan itu adalah penyakit diare, gatal-gatal, scabies,” tambahnya.
Dirinya juga mengakui bahwa susah sekali masuk ke tempat bencana adalah distrik Gua Baliem di mana di tempat itu ada 117 orang yang sakit dan satu orang meninggal di Baliem Neri. Kesemua yang sakit tersebut tidak terkumpul disatu tempat di delapan kampung.
Sekda juga memerintahkan kepada jajarannya untuk menggunakan semua tenaga medis lokal yang ada di tempat bencana seperti tenaga Pustu dan Puskesmas dan Pemkab juga mengirimkan Radio SSB untuk mendapatkan informasi yang terkini.
“Sampai saat ini itu yang kami lakukan dan terima dan ada juga info saya terima Mensos memberikan bantuan namun saya belum terima mungkin sudah diberikan ke provinsi dan juga ada dari STIL yang ingin memberikan bantuan berupa obat-obatan dan kemudian ada juga dari Bank Indonesia, PMI yang berada di Jayapura dan terkendala pesawat dan intinya adalah sampai saat ini hal yang menjadi kebutuhan untuk distribusi adalah yang pertama selimut, bahan makanan dan air, obat-obatan dan pendistribusian,” bebernya.
Oleh sebab itu Pemkab Lanny Jaya sangat mengharapkan adanya bantuan berupa helicopter di luar helicopter milik TNI angkatan darat karena bila hal tersebut ada, pemkab bisa masuk langsung ke tempat bencana dan yang terpenting menurut Sekda dari mulai peristiwa terjadi pihaknya Pemkab Lanny Jaya sudah bisa menanggulangi bencana tersebut dimana pihaknya sudah memiliki pemetaan yang jelas tentang keadaan sebenarnya di tempat bencana.
Sedangkan adanya prediksi yang mengatakan bencana yang akan berulang dalam jangka dekat dan berakibat lama maka pihaknya menjamin pemkab akan memperhatikan setiap daerah Lanny Jaya yang terkena bencana hujan es tersebut.
“Jika masyarakat sakit, kami sakit, Jika masyarakat menderita kami juga menderita. Teman-teman wartawan bisa mengartiakannya kami akan selalu ada dan kami juga sudah melakukan rapat dengan DPRD Kabupaten Lanny Jaya dan menyetujui memberikan anggaran Rp1,5 miliar
secara tunai untuk pendistribusian bahan makanan dan juga membeli bahan makanan berupa ubi-ubian,” katanya. (Islami)

Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA