HUT AMP Ke- 17, Mempertegaskan Komitmen Melawan Kolonialisme, Imperialisme dan Militerisme - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , » HUT AMP Ke- 17, Mempertegaskan Komitmen Melawan Kolonialisme, Imperialisme dan Militerisme

HUT AMP Ke- 17, Mempertegaskan Komitmen Melawan Kolonialisme, Imperialisme dan Militerisme

Written By Suara Wiyaimana Papua on Rabu, 29 Juli 2015 | Rabu, Juli 29, 2015

Foto : Istimewa HUT AMP ke- 17  di Bogor (MG doc)
Bogor (KM) -- Gerakan politik Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) merayakan hari ulang tahun yang ke - 17  jatuh pada hari Senin, (27 Juli 2015) di setiap komite kota se- pulau Jawa.

Pantauan awak mediawww.kabarmapega.com setiap komite kota yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang -Salatiga, Yogyakarta-Solo, serta Surabaya-Malang merayakan acara dengan aman dan tertip. Setiap komite kota melaksanakan kegiatan dengan cara berbeda- beda yakni melaksanakan Ibadah bersama, bakar batu, diskusi bersama situasi terakhir di Se-Jawa dan Bali, serta potong kue ulang tahun.

Hut ke -17 mengusung thema umum yaitu "mempertegaskan garis perjuangan organisasi dalam perjuangan pembebasan nasional Bangsa Papua Barat", sedangkan sub thema yang diangkat yaitu "dengan HUT Aliansi Mahasiswa Papua bersama kebenaran sejarah, kita memperjuangkan cita- cita sejati pembebasan nasional Rakyat Papua Barat.

Mewakili pengurus pusat AMP Semuel Nawipa di ulang tahun ke-17 ini pula, mempertegaskan komitmen untuk melanjudkan perjuangan yang telah ada yaitu melawan imperialisme, kolonialisme dan militerisme sebagai musuh abadi serta segala bentuk penjajahan diatas Tanah Papua.

Kata dia, perjuangan Papua Merdeka yang hingga kini mendunia berawal dari gerakan sekelompok mahasiswa, maka disini kami sebagai bagian dari gerakan rakyat dan mahasiswa akan meneruskan perjuangan hingga titik darah penghabisan, sampai Papua bebas dari negara kolonial Indonesia.

Ribuan nyawa rakyat diculik, dibunuh, disiksa oleh pasukan militerisme Indonesia, mencapai 10 juta lebih penduduk Papua Barat di bunuh oleh pasukan militer, dan polisi. Ini menjadi catatan sejarah kehilangan penduduk pribumi Papua Barat, maka kita disini mahasiswa tidak boleh diam, manusia sisa- sisa mari melanjutkan perjuangan ini, ajaknya dengan  semangat patriotisme 1961. (Marinus Gobai)

Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA