"Om Tersayang Inilah Motivasi-Ku dari Fasifik" - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » , , » "Om Tersayang Inilah Motivasi-Ku dari Fasifik"

"Om Tersayang Inilah Motivasi-Ku dari Fasifik"

Written By Suara Wiyaimana Papua on Selasa, 17 Maret 2015 | Selasa, Maret 17, 2015

Korban : Wakil Ketua PNWP  Wilayah Mee-Pago
Habeil Nawipa (ist)
Sayang, Aku dan Engkau bagaikan tangan Dan Mata, demikain pula bagai seorang, ketika tangan luka mata menangis, bahkan sebaliknyam mata menagis Tangan Menghapuskan Air Mata.

Ku kenang nasehat semalam waktu itu, resiko perjuangan adalah sebuah Hukuman. Namun ada gaji dibalik perjuangan, gaji itu adalah Buronan, dalam pengejaran, pemenjaraan, dan penembakan.

Engkau disana sedang dalam pengejaran musuh atau wajah serigala Indonesia, Aku disini hanya tangis cucurkan air mata. Disisi keluarga Ku berkata Kau adalah Ibu-Ku, namun disisi perjuangan Aku menyebut-Mu Engaku sahabat setia selalu berdiskusi untuk  masa depan kehidupan rakyat.

Kami juga akan mengalami kegagalan, tapi karena lebih mencintai pada sang Bintang Fajar maka akan kami berhasil. Sunggu sayang berjuta musuh dan hanya menghadapai Perjuangan SIpil ini. Diakhir ini terjadi pengorbanan peran pejuang sejati Papua, berguguran bagai bunga di musim kemarau, ternyata disana di target oleh OTK, siapa Otk di Papua, tidak ada OTK selain TNI/POLRI bahkan Anggota Intel lainya, mereka adalah Pembunuh Rakyat Papua Barat.

Sayang, ternyata mereka tidak sangup menyelesaikan masalah papua secara Inteligensi,  sehingga kontak phisik atau Pelanggran HAM itu sebuah alat bantu Indonesia untuk mengurangi Masalah Kemerdekaan Ini.

Perjuangan adalah sumpah kami, Istri kami, terima tindakan Istri pencemburu karna karena, ia lebih mencintai. Sayang hari ini menghadipi musibah ketabrakan karena perjuangan, karna Istri-mu, mencintailah dia untuk lebih menerima Keselamatan kehiudpan yang berbahagia untuk-Mu sendiri diatas Tnah Papua Tanpa Indonesia.

Aku disini Enkau disana, tidak memandang secara face to face, Ku tak lagi mengukur jarak yang bermil-mil itu bukan sebuah hal memutuskan Komunikasih Politik Perjuangan Papua Merdeka. Namun satu hati, satu Perjuangan, identik dengan Kerja sama antara Tangan Dan Mata.

Akhir dari tulisan ini saya bersyukur kepada Tuhan, karena Engkau masih menahan nafasnya, artinya Engkau mengerti kehidupan rakyat untuk melanjutkan Perjuangan Papua Barat.

Tantangan Bukan Sebuah Bom Peledak. Namun kesabaran sepeluru korek mampu membakarkan hutan Besar.
Syallom Revolusi
Kita Harus Mengakiri.

Tulisan ini buat–Om-Ku tersayang, Habel Nawipa, Wakil Ketua PNWP Wilayah Mee-Pago.

Dari, Anton Gobai KNPB Fasifik, Kota Port Moresbi, PNG

Redaksi: SWP-News
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA