4 Jenasah Korban Penembakan Paniai Dikebumikan di Lapangan Karel Gobai - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » » 4 Jenasah Korban Penembakan Paniai Dikebumikan di Lapangan Karel Gobai

4 Jenasah Korban Penembakan Paniai Dikebumikan di Lapangan Karel Gobai

Written By Suara Wiyaimana Papua on Kamis, 11 Desember 2014 | Kamis, Desember 11, 2014

Saat menutup kubur empat korban di Lapangan Karel Gobai,
tepatnya depa Kantor Koramil Paniai. Foto: Abeth.
Paniai, MAJALAH SELANGKAH -- Empat mayat yang menjadi korban penembakan aparat gabungan dari TNI 751 dan Koramil Paniai serta Polisi dan Brimob akhirnya dikebumikan di depan tiang Bendera Lapangan Karel Gobai, Enarotali sekitar pukul 15.55.

Mereka adalah, Alpius You, Simon Degei, Otianus Gobai dan Yulian Yeimo. Sedangkan dua korban meninggal dunia lainnya, yakni Abian Gobai dan Yulian Tobai dikebumikan secara terpisah oleh keluarga duka di lokasi lain.

Sebelum dimakankan, sempat terjadi tawar-menawar antara pihak keluarga korban dan seluruh lapisan masyarakat Paniai dengan Bupati Kabupaten Paniai, Hengky Kayame. Menurut bupati, mayat dikubur di penguburan (TPU) di Toputo Enarotali, namun masyarakat bersikeras untuk tetap dimakamkan di lapangan Karel Gobay.

Tokoh intelektual asal Mee Pago, Yance Gideon Mote mengungkapkan keprihatinan terhadap sikap Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih yang tidak kunjung tiba guna melihat korban akibat ulah anak buahnya.

"Mereka sudah janji mau datang hari ini untuk lihat para korban tapi tidak datang, berarti mereka sudah takut sebab pelakunya adalah benar-benar mereka," tegas Yance.

"Kami mau aparat tidak boleh hadir di negeri Meuwo ini, khususnya  Paniai. Karena kehadiran mereka, kami dijadikan sebagai binatang buruannya," ungkapnya.

Dalam upacara pemakaman secara adat itu berlangsung tanpa disaksikan oleh pejabat daerah Paniai, seperti Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Wakapolres, Dandim, Danyon serta petinggi lainnya. Hanya terlihat aparat keamanan, TNI dan Polri berpakaian seragam berjaga-jaga di lingkungan lapangan Karel Gobai dengan memegang senjata lengkap. 


Pantauan majalahselangkah.com, pada pukul 14.12 waktu setempat, pihak keluarga korban dibantu masyarakat Paniai lainnya langsung mengambil alat untuk bergotong-royong melakukan menggali tanah berukuran 5X5 dengan kedalaman tiga meter yang menjadi peristirahatan terakhir bagi korban penembakan di Paniai, Senin (8/12/2014) lalu. (Baca: Update: 5 Orang yang Tewas Ditembak Adalah Pelajar SMA, Warga Gelar Duka Bersama di Lapangan Terbuka)

Pemakaman dilalui dengan doa singkat yang dibawakan oleh salah satu hamba Tuhan secara sukarela serta diiringi isak tangis keluarga korban dan kerabat tak luput ketika Empat mayat dijejerkan di atas tanah.

Salah satu tokoh masyarakat Paniai, Benni Zonggonau mengatakan pemakaman terpaksa dilakukan pihaknya karena gubernur Papua, Kapolda Papua dan Pangdam hingga memasuki hari keempat belum ada tanda-tanda akan kunjungan mereka. 

"Lapangan sepak bola yang sering digunakan untuk tempat upacara hari besar Indonesia hari ini kami gunakan untuk tempat kuburan, karena mereka empat yang kami makamkan ini ditembak di sini (Lapangan), jadi dikuburkan juga di sini," kata Benni Zonggonau di sela-sela pemakanan di Lapangan Karel Gobai, Rabu (10/11/2014) sore.

Dijelaskan, dalam waktu dekat lapangan tersebut akan dipagari sebagai simbol daerah pertumpahan darah. Kami akan pasang papan nama juga, jelasnya.
Alumni Uncen Jayapura ini menambahkan, dirinya bersama para intelektual lainnya akan membantu Bupati Paniai untuk menindaklanjuti kasus penembakan tersebut untuk pelakunya diungkap ke publik serta diproses.

Sebagian besar masyarakat Paniai saat ini masih melakukan duka bersama di lapangan menggunakan tenda. (Abeth Abraham You/MS)






 Sumber: Majalah Selangkah
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA