MANTAN TNI/POLRI MENYESALI TINDAKAN PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » » MANTAN TNI/POLRI MENYESALI TINDAKAN PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA

MANTAN TNI/POLRI MENYESALI TINDAKAN PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA

Written By Suara Wiyaimana Papua on Senin, 01 September 2014 | Senin, September 01, 2014


Sejumlah tentara dan mantan tentara dari sejumlah negara pernah menyesali tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan yang pernah dilakukannya ketika mereka terlibat dalam sejumlah peperangan (aneksasi) dengan bangsa / negara lain. Mereka menyatakan alasan yang melatarbelakangi terjadinya peperangan yang mereka lakukan adalah “tidak benar”.

Ada dua contoh mengenai hal ini.

Pertama, sejumlah mantan tentara Amerika Serikat yang terlibat dalam perang Vietnam pernah menyatakan perang Vietnam adalah sebuah kesalahan besar pemerintah Amerika Serikat, bahkan dalam peperangan tersebut Amerika Serikat justru kalah total dan banyak tentara Amerika Serikat yang terbunuh serta yang selamat pun banyak yang cacat permanen dan frustasi.

Kedua, sejumlah tentara dan mantan tentara Israel berkali-kali menyatakan perang yang dilakukannya terhadap bangsa Palestina sejak berdirinya negara Israel tahun 1948 adalah tidak benar dan menganggap perang tersebut sebagai bentuk aneksasi atas bangsa/tanah Palestina dan genosida terhadap orang Palestina.

Belajar dari dua contoh ini, apakah masih ada tentara dan mantan tentara yang mau menyesali tindakan bejat dalam peperangan (aneksasi) yang sedang atau telah dilakukannya?


Dalam konteks Indonesia, TNI dan POLRI (duluh disebut ABRI) pernah dan sedang berperang melawan tiga bangsa, dimana peperangan itu terjadi sebagai wujud aneksasi Indonesia ata wilayah ketiga wilayah/bangsa tersebut. 

Pertama, keterlibatan ribuan anggota TNI dan POLRI dalam perang melawan bangsa Aceh (walaupun masalah Aceh “telah selesai” melalui perjanjian Helsinki). 
Kedua, keterlibatan ribuan anggota TNI dan POLRI dalam perang melawan bangsa Papua sebagai wujud aneksasi Indonesia atas bangsa tersebut.

Ketiga, keterlibatan TNI dan POLRI dalam perang melawan bangsa Timor (Leste) sebagai wujud aneksasi Indonesia atas bangsa tersebut (akhirnya bangsa Timor Leste membuktikan “kesalahan pemerintah Indonesia” melalui “kemenangan Referendum” yang kemudian mendirikan Negara Republik Demokratik Timor Leste). 

Apakah anggota TNI dan POLRI atau mantan anggota TNI dan POLRI yang pernah dan sedang terlibat dalam peperangan melawan ketiga bangsa ini akan menyesali kesalahannya dan akan menyatakan peperangan terhadap ketika bangsa tersebut sebuah sebagai “kesalahan pemerintah Indonesia” dan sebagai wujud “aneksasi” Indonesia atas bangsa lain? Yang pasti tidak ada kesalahan dan kejahatan yang sempurna. (Dumupa Odiyaipai)
Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA