“HIDUP MANUSIA HANYALAH SEMENTARA SAJA, DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA” - Suara Wiyaimana Papua
Headlines News :
Home » » “HIDUP MANUSIA HANYALAH SEMENTARA SAJA, DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA”

“HIDUP MANUSIA HANYALAH SEMENTARA SAJA, DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA”

Written By Suara Wiyaimana Papua on Senin, 04 Agustus 2014 | Senin, Agustus 04, 2014

Suara Wiyaimana, Pada mulanya, Allah menciptakan manusia serupa dan segambar yang sempurna dengan karya dan kuasanya yang Maha dasyat. Dan Manusia diciptakan untuk saling menghidupi sesama manusia sebagai makhluk sosial yang berakal budi dan kebijaksanaan-kebijaksaan yang dianugrahkan oleh Allah Maha Pencipta. Manusia hidup didunia ini, hanyalah sementara saja dengan apapun yang anugrahkan untuk dipergunakan sementara hidup dibawah kolong langit. Meskipun ada banyak orang didunia ini, belum memahami makna dari hidup sementara ini, namun kita ketahui bahwa makna dari hidup ini adalah suatu anugrah yang berharga dan dinikmati dengan suasana yang aman dan damai.

Hidup manusia hanyalah sementara saja menurut perkataan kaum moralis dan agamawan. Dan kita sering dengar penyampaian kotbah dari Pdt, Pastor dan Ustat. Kemudia dikabarkan bahwa, hidup manusia itu hanyalah sementara saja sesuai konteks kebenaaran. Maka, mengapa kita tak pernah merasakan hidup ini sebagai suatu anugrah?

Hidup sebenarnya kita selalu mensyukuri kepada Pencipta atas segala yang dianugrahkan dalam kehidupan kita semua. Dikarenakan hidup untuk saling menghidupi sesama warga negara, sesama etnis, sesama keluarga dan siapa saja yang kita jumpai selama kita berada didunia ini. Dan hidup ini juga, dilarang untuk melakukan dengan hal-hal yang kurang membangun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan kita hidup didunia ini, sering kita menyia-nyiakan dengan semua yang bertentangan dengan kebenaran. Semestinya, kita semua memandang ALLAH/AULAH yang telah menciptakan kita sebagai manusia seutuhnya. Manusia adalah makhluk yang sempurna untuk dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk serta diikuti dan ditaati pada intruksinya dari sumber kebenaran.

Suatu keanehan yang timbul dalam kehidupan manusia dengan adanya tindakan  kriminalisasi sesama warga negara, sesama etnis dan satu individu dengan individu lainya. Kemungkinan kehidupan manusia selama ini, belum mentaati dan merenungkan dengan prinsip-prinsip sumber kebenaran. Kaum moralis telah berusaha untuk mendamaikan dan meredahkan dengan kondisi dan situasi yang tak pernah terselesaikan sepanjang ini. Namun penguasa dunia juga tak peduli dengan tawaran yang sampaikan oleh kaum moralis itu. Kita adalah manusia sejati untuk saling menghargai dan menanggapi pembicaraan seseorang untuk menyelesaikan semua yang dianggap kita persoalan besar itu.

Jika kita diangkat dan dipilih sebagai pemimpin pada suatu negara, wilayah dan daerah, kita  tidak bisa memerintah kehidupan berbangsa dan bernegara dengan kehendak kita sendiri, melainkan disertai dengan sumber kebenaran. Agar terciptanya, kehidupan yang aman dan damai sesama warga negara adalah upayah yang musti diperjuangkan. Karena sesuai dengan judul diatas ini, juga menjadi bahan pertimbangan bagi kita semua sebagai ciptahan yang mulia sesama didunia ini.

Saatnya untuk buka ruang demokrasi seluas-luasnya, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Sehingga apa yang menjadi persoalan besar itu, bisa diselesaiakan secara radikal tanpa adanya mendua hati sesama manusia didunia ini. Allah/Aulah tak berkenan sesama manusia saling membunuh dan dibunuh sebagai ciptahan yang mulia, tetapi Allah/ Aulah berkenan, jika negara itu saling mengakui dan diakui dengan persoalan ideologi yang dianggap belum terselesaikan sepanjang ini. Oleh karenanya, semoga dengan masa kepemimpinan baru yang akan kita dijalani itu, akan membuat perubahan dalam kehidupan dan dipertimbanagkan bahwa, hidup manusia hanyalah sementara saja. ( A. G / Admin/SW)


Share this article :

0 komentar:

.

.

MELANESIANS IN WEST PAPUA

MELANESIANS IN WEST PAPUA

GOD'S WORD DAILY DEVOTIONAL

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

BIARKAN SENDIRI BERKIBAR

GOOGLE FOLLOWER

Traslate By Your Language

WEST PAPUA FREEDOM FIGHTER

WEST PAPUA

WEST PAPUA

VISITORS

Flag Counter
 
Support : WEST PAPUA | WEDAUMA | SUARA WIYAIMANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Suara Wiyaimana Papua - All Rights Reserved
Template Design by WIYAIPAI Published by SUARA WIYAIMANA